RUNNING NEWS :
Loading...

Baru Selesai Ditanam, Rumput Alun-alun Kota Situbondo Kembali Dibongkar

Baca Juga




SITUBONDO, Pojok Kiri-
Lapangan rumput di Alun-alun Kota Situbondo, mendadak dibongkar dengan cara dibajak 2 traktor, Jumat (26/10) lalu. Padahal, lapangan yang luasnya sekitar 50x110 meter persegi itu beberapa bulan lalu, barusaja ditimbun tanah dan ditanami rumput, satu paket dengan Pembangunan Taman Alun-alun Kota Santri.



Kejadian ini jelas memancing perhatian warga yang melintas di kawasan tengah kota ini. Warga kaget, kenapa dibongkar (dibajak, red) padahal baru dibangun? Sebagian warga menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo ‘kurang kerjaan’. Bahkan sebagian lagi menuding, itu kegiatan buang-buang uang negara.



Ansori, salah satu pengunjung alun-alun mengaku kaget kegiatan yang berlangsung didepan umum itu. Dirinya saat itu sedang menjemput anaknya pulang sekolah, hendak bermain di alun-alun. Tetapi malah ada 2 traktor sedang membajak alun-alun yang ditumbuhi rumput kering itu.



“Saya kaget mas. Saya pikir mau dijadikan sawah disini, tapi kan tidak mungkin ditanami jagung di alun-alun. Padahal ini baru saja ditimbun tanah, dan rumputnya baru tumbuh. Tetapi sebagian kering,” ujarnya.



Kondisi itu juga menarik perhatian Eko Febrianto, Ketua LSM Situbondo Investigasi Jejak Kebenaran (Siti Jenar), hingga datang ke Alun-alun kota, setelah mendapat kabar dari warga. “Saya kok tertarik adanya kegiatan ini. Soalnya aneh, baru dibangun sudah dibajak lagi. Apa-apan ini?,” ketus Eko.



Menurutnya, apapun alasannya Proyek Taman Alun-alun Kota milik Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Situbondo senial hampir Rp 3 Miliar yang kini dibongkar itu, karena kesalahan perencanaan.



Baik kesalahan memilih jenis rumput, ataupun salah dalam memilih jenis tanah yang ditimbun. Diketahui pula, Proyek ini dikerjakan CV Metropolis sebagai rekanan pelaksana.



 “Kan gak mungkin karena diinjak-injak orang, saat even atau kegiatan di alun-alun ini. Apalagi ini simbol dan pusat kota Situbondo. Ini aneh dan pasti saya telusuri. Jika ditemukan ada kejanggalan atau penyalahgunaan kegiatan proyek ini, akan saya laporkan kepada aparat penegak hukum. Menurut saya ini salah perencanaan,” pungkasnya lagi. (asr/ lah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas