RUNNING NEWS :
Loading...

Berkedok Untuk Membangun Pesantren, Tanah Gunung Digali.

Baca Juga

Lokasi Galian C yang dipersoalkan. (wo)


Mojokerto, Pojok Kiri

                Penambang galian C dikawasan Kota wisata Pacet ini tergolong nekat, pasalnya kawasan pacet yang sudah dikategorikan kawasan penyangga dan tidak boleh digali atau ditambang, tepatnya di Desa Made Kecamatan Pacet ini dengan terang- terangan melakukan aktifitas penambangan berdalih reklamasi guna pembangunan pesantren.
                Dari penelusuran Pojok kiri, tanah yang ditambang tersebut adalah milik kiai Yunus Roykhan asal Jombang sedangkan penggalinya berinisial (MN), dilokasi terpampang papan nama bakal dibangun pondok pesantren.
                 Hal ini dibenarkan salah satu mantan pekerja galian ini,  bernama Hadi Subeno. Dia menerangkan bahwa galian di Desa Made ini pernah ditutup oleh pihak Polda, tetapi kali ini sudah hampir sepekan beraktifitas kembali. " Dugaan kuat tambang tersebut bodong alias tak berijin, pastinya benar kawasan Pacet merupakan kawasan penyangga tidak mungkin kegiatan tambang tersebut bisa diijinkan," ungkap Hadi.
              Hadi menambahkan soal papan nama yang bertuliskan bakal dibangun pesantren ini hanya kedok saja. " Sesuai yang saya ketahui, tanah tersebut bakal dikapling dan tidak dibuat pesantren, bila ada papan yang bertuliskan bakal dibangun pondok pesantren, ini hanya untuk mengelabuhi petugas saja, apapun alasannya sebetulnya menggali dikawasan Pacet itu dilarang," jelasnya.
               Masih kata Hadi, dia sendiri heran mengapa aktifitas galian C Desa Made ini seakan- akan ada pembiaran. " Dan tidak ada Penertiban dari yang punya kewenangan," pungkasnya.(wo)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas