RUNNING NEWS :
Loading...

Bupati Salwa Sebut Pengelolaan Potensi dan Wisata Alam di Bondowoso Masih Ala Kadarnya

Baca Juga

Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin. (sam)


Bondowoso, Pojok Kiri- Sedikitnya ada 6 persolan penting yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, dari kepemimpinan sebelumnya. Enam PR itu dijabarkan Bupati KH Salwa Arifin, saat membuka pelaksanaan Sekolah Desa (SD) 4 di Gedung EDC, Universitas Jember Kampus Bondowoso.



Pertama, cakupan air bersih sebagai kebutuhan utama masyarakat, masih berada di angka 58 persen. Kemudian, faktor-faktor penyebab stunting yang belum terindifikasi secara jelas.



Sehingga, Pemkab Bondowoso belum dapat merumuskan kegiatan yang lebih fokus dalam penangan stunting. “Indeks sanitasi yang masih jauh di bawah rata-rata Jawa Timur,” kata Salwa, panggilan akrabnya.



Pria yang juga pengasuh PP Mambaul Ulum Tangsel Wetan ini mengatakan, problem kesehatan lingkungan, pola hidup sehat, kebebasan sesuai standar gizi masih belum menjadi budaya masyarakat, juga menjadi PR Pemkab Bondowoso.



Disamping itu, juga terdapat permasalahan di bidang pendidikan. Yaitu, masih rendahnya rata-rata angka lama sekolah yang berada di kisaran 5,65 tahun. Program pendidikan merupakan program prioritas Pemerintahan saat ini, pasangan KH Salwa Arifin – Irwan Bactiar (Sabar).



“Alhamdulillah baru-baru ini, dalam rangka meningkatkan angka rata-rata lama sekolah, melalui Program Getar Desa, Pemkab Bondowoso dapat penghargaan dari Pemprov Jatim,” ungkapnya.



Terakhir, masih belum terkelolanya potensi alam, wisata alam, perkebunan, pertanian. Saat ini masih dikelola ala kadarnya. Padahal potensi ini, kata Salwa, jika dikembangkan akan menciptakan lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan masyarakat Bondowoso.



Karena itulah, alumni PP Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo ini menuturkan, dirinya merasa bangga, karena Bondowoso kembali mendapatkan kesempatan menjadi lokasi program pengabdian masyarakat, dari jajaran civitas Universitas Jember.



Kali ini, Unej menginisiasi sebuah program Sekolah Desa di Bondowoso. “Harapan saya, beberapa catatan ini, bisa menjadi referensi dalam menyusun proposal. Sebagai bagian output dari Sekolah Desa,” pungkasnya. (advertorial/ sam/ lah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas