RUNNING NEWS :
Loading...

Hak Gak Dipenuhi, Akhirnya Warga Dusun Kepuh Boikot Jalan Masuk Dumn Truck Penambang Di Desa Kepuhklagen

Baca Juga




Pudak, Pojok Kiri
Warga Dusun Kepuh Desa Kepuhklagen Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik bersama LSM FPSR mengelar aksi boikot dumn truck yang bermuatan tambang tanah akibat debu dan molornya kompensasi warga.

Bukan hanya itu saja akan tetapi ganti rugi tanah warga yang terpakai pelebaran jalan transportasi usaha tambang pun juga menjadi alasan warga bersama LSM FPSR menuntut hak-haknya terhadap pengusaha tambang tersebut.

" Coba lihat ini tanah sawahku sudah termakan jalan hingga kira-kira 2 meter × 20 meter panjangnya, terus bagaimana ganti ruginya." Ungkap Bambang alias Omboh kepada awak media disaat melakukan aksi bersama LSM FPSR.

Sementara Ketua LSM FPSR, Aris Gunawan dalam orasinya menyampaikan kepada pemerintah Kabupaten Gresik melalui Bupati untuk senantiasa memperhatikan nasib warganya yang terdampak polusi udara saat ini akibat aktivitas tambang di Desa Kepuhklagen ini." Tegasnya.

Masih kata Aris Gunawan, S.Sos bila perlu perizinan ini harus diaudit kembali terkait aktivitas tambang di Kabupaten Gresik, dan kami juga berharap pemerintah propinsi jawa timur untuk lebih tahu persoalan tambang yang ada di Desa Kepuhklagen ini.

Selang beberapa jam akhirnya warga Dusun Klagen bersama LSM FPSR ditemui Kepala Desa dan ketua BPD juga Bhabinkantibmas dan Babinsa untuk diajak mediasi, bagaimana cara untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Dan akhirnya ada kesepakatan bahwa persoalan diselesaikan di kantor Polsek Wringinanom. (Iwn/Dyo)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas