RUNNING NEWS :
Loading...

Kegiatan Karnaval Telah Usai, Ini … Masalah Yang Tersisa Di SMKN 2 Ngawi

Baca Juga


 Ngawi Pojok Kiri,

Meskipun pagelaran karnaval telah usai pada bulan agustus kemarin kenyataannya masih menyisakan persoalan terkait tarikan yang ada di sekolah. Salah satunya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN) 2 Ngawi atau lebih dikenal dengan sebutan SEKANDA. Pasalnya, sebagaian wali murid masih mengeluhkan adanya iuaran sebesar 100 ribu per siswa untuk kegiatan karnaval oleh pihak sekolah setempat. Sebab, tarikan tersebut dirasa memberatkan wali murid. Tarikan iuran 100ribu ini diketahui dari edaran yang diberikan pihak sekolah kepada masing-masing wali murid.

Salah satu wali murid kelas X, yang tidak mau disebutkan namanya mengaku keberatan dengan iuran yang diminta sekolah. Karena, dalam penetapan iuran 100ribu tersebut bersamaan dengan biaya seragam sekolah dan komite.

'' Sebagai wali murid, kami sebenarnya keberatan dengan iuran untuk karnaval tersebut. Sebab bersamaan dengan pembayaran seragam sekolah dan komite bila ditotal sudah jutaan mas. Padahal sekolah negeri, biayanya kok lebih mahal dengan sekolah swasta,'' keluh wali murid pada Koran harian pojok kiri.

Dengan jumlah siswa sebanyak 1000 lebih siswa bisa dibayangkan berapa total uang hasil iuran. Hal tersebut menjadi pertanyaan bagi sebagian wali murid, untuk apa saja uang sebanyak itu.

'' Jika dikalikan dengan jumlah seluruh siswa, maka dana yang diperoleh sudah mencapai ratusan juta. Untuk apa saja uang sebanyak itu mas, kita tidak pernah diberikan rincian kegiatan,'' ungkapnya.

Terpisah, Kepala SMK Negeri 2 Ngawi, Parjono menjelaskan pihaknya memang menarik iuran 100ribu tiap siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan karnaval. Terkait dana yang terkumpul dari hasil iuran siswa digunakan untuk menyewa perlengkapan karnaval seperti halnya Cosplay atau kostum karnaval, alat tranportasi, konsumsi dan lain sebagainya. Ia menambahkan bahwa untuk penyewaan Cosplay atau kostum karnaval nilai sangat fantastis satu baju sekitar 1,5 juta dan total ada 40 Cosplay yang disewa.

'' Kami ada rincian anggarannya untuk apa saja. Sewa kostum yang mahal soalnya harus didatangkan dari luar kota. Soalnya kegiatan karnaval wajib,'' terangnya.

Lebih lanjut, Parjono mengungkapkan bahwa SMK Negeri 2 Ngawi tidak memiliki Cosplay sehingga harus menyewa setiap ada kegiatan karnaval. ( iko)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas