RUNNING NEWS :
Loading...

Miris, Biaya Operasional Asrama SDLB Negeri Sambiroto Belum Cair

Baca Juga


Ngawi Pojok Kiri,
Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Sambiroto yang membina siswa yang berkebutuhan khusus di Kabupaten Ngawi. Sekolah yang dinaungi dinas pendidikan propinsi Jawa Timur,  mengeluhkan belum cairnya biaya operasional asrama untuk triwulan ke 3 dan 4. Total Biaya operasional asrama SDLB tersebut sekitar 65.836.800 yang bersumber dari dana APBD pencairan setiap triwulan.





Suparni kepala SDLB Negeri Sambiroto mengatakan hingga akhir bulan Oktober ini belum ada tanda-tanda akan cair. Pasalnya dana digunakan untuk biaya keperluan rumah tangga para penyandang kebutuhan khusus yang berada di asrama. Dengan terlambatnya percairan dana tersebut membuat dirinya dan para guru menyisihkan gajinya untuk menutupi biaya operasional asrama.





'' Kami baru menerima dana tersebut ( Biaya operasional asrama,red) 2 kali, tapi sampai sekarang belum ada lagi. Jadi kita para guru berinfak dari gaji untuk biaya asrama,'' ujarnya pada wartawan harian pojok kiri.





Ia menambahkan bahwa selama ini dana yang diterima sekira 11 juta lebih sedikit untuk triwulan pertama dan 8 juta untuk triwulan kedua. Dirinya tidak tahu menahu soal berapa total anggaran yang turun dari pemerintah terkait biaya asrama tersebut. Saat ditanya harian Pojok Kiri apakah uang tersebut ditransfer atau diambil langsung. Pihaknya menjelaskan bahwa dana diambil di kantor dinas pendidikan cabang Ngawi yang sebelumnya dikabari lewat telpon dari dinas pendidikan cabang Ngawi.





''Saya malah tidak tahu total biaya yang kami terima, soalnya selama ini kita hanya pengajuan saja. Setiap pengambilan setelah dihubungi dari pihak dinas soal nomal tidak tentu,'' imbuhnya.





Ditempat terpisah kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Pardi mengungkapkan bahwa terkait biaya operasional asrama SDLB Negeri Sambiroto merupakan wewenang Dinas Propinsi Jatim langsung. Sebab pihaknya hanya memberi rekom saja dan untuk kelanjutannya apakah bisa cair atau tidak itu kebijakan Propinsi. Terkait pencairan dana dirinya membantah bila diambil di kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jatim. Seharusnya, kata dia harus lewat rekening dengan cara ditransfer.





''Seharusnya lewat rekening langsung ditransfer dari propinsi. Saya malah tidak tahu jumlahnya nilai yang ada terkait dana tersebut ( biaya operasional asrama,red). Kita hanya merekom saja selanjutnya wewenang propinsi,'' ungkapnya. ( iko)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas