RUNNING NEWS :
Loading...

Siswi SDN Tenggarang 1 Mengaku Dilecehkan Guru Olah Raga

Baca Juga

Suroso (memakai baju hitam), Guru Olah Raga SDN Tenggarang 1, Bondowoso. (sam)


Bondowoso, Pojok Kiri-
Dugaan pelecehan seksual terhadap siswa kembali terjadi, kali ini menimpa korban Mawar (11), siswi kelas 5 SDN Tenggarang 1.  Mawar mengaku dipijat dada dan kemaluannya oleh oknum guru olahraga, usai kegiatan olahraga di sekolah.



Informasi Pojok Kiri, pelecehan terjadi hari Jum’at (12/10) lalu. Saat itu Mawar mengikuti olahraga, bersama teman sekelasnya. Sebelum pelajaran olahraga dimulai, setiap siswa harus melakukan rol depan.



Usai pelajaran olahraga, para siswa diminta beristirahat. Saat itulah, Mawar dipanggil oknum Guru Olahraga berinisial S (54), warga Kecamatan Kota/ Bondowoso. Sebagai murid yang patuh pada gurunya, Mawar memenuhi panggilan sang guru.



Karena Mawar sangat percaya, gurunya tidak akan berbuat macam-macam, dia memberanikan diri menghadap seorang diri. Saat menghadap gurunya, Mawar seorang diri diminta masuk ke ruang UKS. Saat itulah, Mawar mengaku dipijat oleh S dan menceritakannya kepada temannya.



Mawar mengaku, bahwa di ruang UKS, ia diperlakukan tak senonoh oleh gurunya. Kemudian, oleh temannya kejadian tersebut diadukan ke Haerul, guru wali kelas 5. Selanjutnya, kejadian itu sampai di meja Kepala Sekolah.



Sementara itu, Ninik, Kepala Sekolah SDN 1 Tenggarang saat dihubungi Pojok Kiri terkait dugaan pelecehan seksual muridnya itu, Selasa (16/10) membenarkan jika sudah ada pengaduan dari guru kelas.



Namun pihaknya belum bisa memastikan, apakah dugaan pelecehan itu benar-benar terjadi atau tidak. “Yang pasti, kami sudah memanggil guru yang bersangkutan dan mendengarkan kronologi sebenarnya. Dari kejadian ini pun, saya sudah mendatangi orang tua Mawar. Mereka sudah memasrahkan, jika masalah ini diselesaikan oleh sekolah,” katanya.



Ditempat terpisah, oknum guru berinisial S yang ternyata adalah Suroso, mengakui saat itu memanggil Mawar dan memijatnya. “Waktu itu saya memanggilnya, karena dia (mawar) tidak bisa melakukan olahraga rol depan. Sehingga kakinya saya pijat, tidak lebih dari itu,” ungkapnya.



Namun jika tindakannya itu dianggap salah, katanya, ia sudah meminta maaf dan mendatangi orang tua Mawar. Menurutnya, masalah tersebut sudah selesai. (sam/ lah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas