RUNNING NEWS :
Loading...

Tuntut UMK dan UMSK, Ribuan Buruh Gresik Geruduk Kantor Pemkab

Baca Juga



Pudak, Pojok Kiri
Ribuan buruh se Kabupaten Gresik menggelar aksi demo di depan kantor Pemkab Gresik, Rabu(24/10/2018).

Sebelumnya, ribuan buruh lakukan long march dari perusahaan masing-masing dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Mereka menyusuri jalan protokol di kota Gresik hingga finish di Kantor Bupati Gresik, di Jalan Dr.Wahidin SH, Kebomas.

Laju kendaraan mereka yang lambat membuat sepanjang jalan yang dilewati long march buruh menjadi macet total.

Saat menggelar panggung orasi di depan pintu gerbang kantor Pemkab Gresik, para buruh mengusung tiga tuntutan. Pertama, mendesak Bupati Sambari Halim Radianto agar sesegera mungkin menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) tahun 2019. Kedua, mendesak Bupati menegakkan hukum ketenagakerjaan. Dan ketiga, mendesak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) agar menyelesaikan perselisihan berburuhan.

Ali Muhsin, Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh se Kabupaten Gresik menyatakan, bahwa ada 2 perselisihan perburuhan yang didesak agar diselesaikan oleh Disnakertrans.

Perselisihan dimaksut adalah, buruh dengan PT. Siantar Jaya Ekatama, di Jalan Raya Karangandong Nomor 448 Driyorejo. Dan, buruh/karyawan dengam PT. Raya Bumi Nusantara Permai, di Jalan Dr.Wahidin SH Nomor 788, Kebomas.

"Kami mendesak Pak Bupati agar tuntutan kami dipenuhi," Pintanya.

Sejumlah perwakilan buruh kemudian lakukan perundingan dengan Kepala Kantor Kesbangpol Pemkab Gresik, Darman dan perwakilan Disnakertrans. Sementara sejumlah buruh menyatakan, tuntutan UMK dan UMKS Gresik tahun 2019 kisaran Rp 3,9 juta hingga Rp 4,5 juta. (Rof/Dyo)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas