RUNNING NEWS :
Loading...

Walikota Madiun : Calon Terpilih Dahulu Merupakan Skuad Pemerintah Baris (Bambang- Rismiyanto), “Jangan sampai pembangunan mengalami stagnan”

Baca Juga


Madiun, Pojok Kiri.


Dinas Komunikasi dan Informasi pemerintah kota madiun gelar forum Koordinasi Kehumasan dan Jumpa Pers dengan tema " Perkembangan pembangunan daerah kota madiun berdasarkan data statistik tahun 2014 - 2018" di gedung diklat, Rabu (31/10).



Pada september 2018 kota madiun terjadi deflasi sebesar 0,12 persen dengan indeks harga konsumen  sebesar 131,09.  Dari delapan kota penghitung inflasi nasional di Jawa Timur 3 kabupaten/kota mengalami inflasi  dan 5 Kabupaten mengalami deflasi.  Inflasi tertinggi terjadi di kota Kediri sebesar 0,20%  dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 0,02% dengan IHK 129,41. Jawa Timur mengalami deflasi sebesar 0,01%  dan nasional mengalami deflasi sebesar 0,8% (data statistik).



Sementara itu pada 2016 - 2017 jumlah penduduk miskin di kota madiun turun, dari 9,05% menjadi 8,70%. Mereka adalah yang pengeluaran per kapita per bulan di bawah Rp 404. 959. Persentase penduduk miskin mengalami penurunan artinya walaupun biaya hidup meningkat tetapi pendapatan sebagian penduduk miskin melebihi peningkatan pendapatan perkapita.



Menanggapi hal ini walikota madiun H. Sugeng Rismiyanto mengatakan keberhasilan pembangunan di kota madiun adalah skala prioritas dari baris jilid 1 dan baris jilid 2.



"yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2019 yaitu sebagian penyelesaian baris jilid 2 dan sinkronisasi calon terpilih yaitu Mada.  Jangan sampai pembangunan mengalami stagnan tetapi pembangunan yang berkelanjutan dan Saya yakin karena calon terpilih dahulu merupakan skuad pemerintah Baris jilid 1 maupun  baris  jilid 2" terang H Sugeng Rismiyanto.



Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik Kota Madiun Firman Bastian mengatakan pertumbuhan ekonomi Kota Madiun lebih tinggi dari Jawa Timur dari tahun ke tahun.



"pertumbuhan ekonomi Kota Madiun lebih tinggi dari Jawa Timur dari tahun ke tahun fenomena nya yaitu kegiatan ekonomi dan pembangunan di berbagai sektor mengalami kemajuan lebih dibanding kota di Jawa Timur, sehingga pengaruhnya banyak investasi masuk yang bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi dan ada penurunan kemiskinan" jelas Firman Bastian.(yah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas