RUNNING NEWS :
Loading...

Bawaslu Bondowoso: Memasang APK di Pohon Melanggar Aturan

Baca Juga

Ketua Bawaslu Bondowoso, Muh Mahsun


Bondowoso, Pojok Kiri- Bawaslu Kabupaten Bondowoso menegaskan, bahwa semua Caleg (Calon Legislatif) dilarang memasang Alat Peraga Kampanye (APK) di pohon dengan cara dipaku. Hal itu ditegaskan Ketua Bawaslu Bondowoso, Muhammad Mahsun, usai sosialisasi Pengawasan Kampanye di Hotel Palm, Senin (05/11).



“Kami sudah sampaikan kepada seluruh Parpol, agar tidak menggunakan pohon sebagai sarana kampanye dengan cara dipaku,” kata Mahsun, panggilan akrabnya.



Larangan tersebut, lanjutnya, telah diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Serta diatur dalam Perda tentang lingkungan hidup.



Ditambahkan, KPU juga membuat Peraturan larangan menempel APK di pohon dengan cara dipaku. Kalau semua institusi sudah melarangnya, tidak ada alasan bagi Bawaslu, untuk tidak melakukan tindakan pada Caleg yang memasang APK di pohon dengan cara dipaku.



Pemasangan APK di pohon dengan cara dipaku, kata mantan aktivis PMII Bondowoso ini, yang melarang bukan Bawaslu, tapi pemerintah dan KPU. Bawaslu hanya berwenang mengawasi dan melakukan tindakan. 



“Aturan ini tidak hanya berlaku di Kota Bondowoso, tapi di 23 Kecamatan dan 219 Desa/Kelurahan. Kami mempunyai instrumen hingga ke tingkat Desa. Perangkat Bawaslu pasti melaporkannya, jika menemukan pelanggaran,” jelasnya.



Dalam konteks ini, tambahnya, Bawaslu bekerjasama dengan KPU untuk menertibkan pelanggaran tersebut. Diantara larangan tersebut, APK tidak boleh ditempatkan di Tempat Pendidikan, Tempat Ibadah, dan di Pasar. (sam/ lah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas