RUNNING NEWS :
Loading...

Beli Motor Sport Pakai Uang Receh

Baca Juga

Keluarga Siti Maiysaroh saat menghitung uang receh. (ist)


Mojokerto, Pojok Kiri
                Apa yang dilakukan Keluarga Siti Maisyaroh (32) dan Slamet Amin (35), warga warga Dusun Sumber Sono, Desa Sumber Kembar, Kec. Pacet, Kab. Mojokerto ini patut ditiru. Setidaknya mereka membuktikan jika kebiasaan menabung sangat menguntungkan. Buktinya, dari hasil mengumpulkan kepingan uang koin pasangan suami istri ini mampu membeli motor sport seharga Rp. 67,6 juta.
            Siti Maisyaroh (32) dan Slamet Amin (35), memang sudah lama berniat menggunakan uang koin hasil menabungnya selama dua tahun, untuk tambahan membeli motor itu. Bapak empat anak ini membayar lunas motor tersebut dengan uang koin pecahan seribu rupiah. " Saya dan istri sudah dua tahun mengumpulkan uang koin pecahan 500 sampai 1000 rupiah hingga terkumpul hampir Rp. 18 juta, " ungkap Slamet Amin, kepada awak media, kemarin.
            Itu berawal saat anaknya suka mengumpulkan uang koin dan terkumpul cukup banyak. " Akhirnya kami ikut mengumpulkan pecahan uang koin yang sering kami dapat dari para pembeli,” ungkap penjual keripik ini. Dari situ, dirinya berfikir untuk mengumpulkannya dengan harapan bisa terkumpul banyak. Ditambah sang anak juga rutin untuk mengumpulkan uang koin.
               “ Dalam satu hari minimal 15 sampai 20 ribu saya mengumpulkan uang koin pecahan 500 dan 1000 yang saya masukkan kedalam botol air mineral dan ember cat,” ujar Maisyaroh menambahkan.
Seiring berjalannya waktu, dengan terkumpulnya banyak uang receh yang dikumpulkan di sebuah wadah cat warna putih, dirinya bersama suaminya memberanikan diri untuk beragkat ke sebuah dealer motor untuk membeli motor sport.
              “ Awalnya agak ragu-ragu, takut tidak boleh membeli motor menggunakan uang koin,” ungkapnya. Pada saat itu juga, dirinya bersama suaminya di bantu dengan tiga karyawannya langsung menghitung jumlah uang koin miliknya dan teryata terkumpul sebanyak Rp. 18 juta.
             " Uang koin pecahan Rp 1000 sebanyak 18 juta yang saya gunakan untuk membayar itu, beratnya hampir 50 kilo gram, dan untuk membawanya butuh empat orang,” imbuh Maisyaroh. Sementara sisanya mereka bayar dengan uang pecahan 2 ribuan hingga 100 ribuan. Dirinya berencana, akan tetap akan mengumpulkan uang koin sebanyak banyaknya. “ Rencanannya pingin umroh,” pungkasnya. (dhi/*)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas