RUNNING NEWS :
Loading...

Dispertapa Kab. Blitar Ajak Puluhan Petani Tembakau Studi Banding ke Jawa Tengah

Baca Juga


Blitar, Pojok Kiri -Untuk meningkatkan mutu dan hasil panen tanaman tembakau di Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar mengajak sekitar enam puluh petani tembakau asal Kabupaten Blitar untuk studi banding ke Jawa Tengah. Yakni mulai tanggal  6 hingga 9 November 2018.
    Dalam studi banding tersebut,  Dispertapa Kab. Blitar mengajak ke daerah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yakni di pusat tembakau di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Rabu (7/11), juga mengunjungi langsung pusat tembakau garangan di Kabupaten Wonosobo, Rabu (7/11), dan sebagai penutup kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Joglo Tani, di Dusun Mandungan, Desa Margoluwih, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman, Jogjakarta, Kamis (8/11)
    Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Wawan Widianto, mengatakan studi banding ini merupakan agenda penting bagi petani tembakau Kabupaten Blitar untuk meningkatkan tanaman tembakau yang ditanam.

    “Studi banding ini untuk meningkatkan kualitas SDM para petani tembakau di Kabupaten Blitar melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), dan kegiatan ini adalah tindak lanjut dari pelatihan pengolahan tembakau yang dilaksanakan sebelumnya,” kata Wawan Widianto.
    Wawan Widianto menambahkan, dengan adanya studi banding ini, para petani diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya, dan juga ilmu yang didapat bisa dikembangkan di Kabupaten Blitar serta dapat ditularkan kepada teman-teman petani yang tidak bisa ikut studi banding.
    Kedepan pihaknya berharap, dengan adanya studi banding ini, para petani tembakau khususnya petani asal Kabupaten Blitar, kedepannya mampu memaksimalkan teknis penanaman tembakau sejak dini, dengan harapan hasil panen yang didapat juga lebih baik.

    “Kami berharap dengan studi banding ini bisa memunculkan inovasi-inovasi dari petani tembakau. Dan dari studi banding ini, kami juga ingin mencari masukan dan mencari wawasan untuk pengolahan tembakau, sehingga tembakau di Kabupaten Blitar kualitasnya bisa lebih baik lagi,” pungkas Wawan.
    Hal senada,  Kabid Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Hari Budi Harto mengatakan seperti salah satu kunjungan ke Joglo Tani tersebut merupakan upaya studi lapang bagi petani untuk memperkaya wawasan dan budidaya usahanya. Karena saat ini Joglo Tani telah berkembang menjadi pusat pelatihan pertanian terpadu, mulai dari hulu hingga hilir. (ed/adv/kominfo)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas