RUNNING NEWS :
Loading...

Eksekutif Dibilang Tak Kondusif, Politisi PPP Sebut Tohari Caper dan Kurang Kerjaan

Baca Juga


Yulianto, politisi PPP Bondowoso. (fur)

Bondowoso, Pojok Kiri- Statemen H Tohari, Ketua DPRD Bondowoso, yang menyatakan eksekutif mulai berebut pengaruh atasan, yakni Bupati dan Wakil Bupati pasangan KH Salwa Arifin – Irwan Bactiar (Sabar), hingga tak kondusif. Mulai memancing reaksi sejumlah politisi dan relawan Sabar, saat Pilkada 2018 lalu.

Sejumlah relawan dan politisi menilai Tohari caper alias suka cari perhatian, karena kekalahan saat Pilkada 2018. Yulianto, salah satu relawan Sabar menilai statemen berupa kritik Tohari, tidak menunjukkan sikap kesatria, tetapi justru membuat banyolan yang lucu didengar.

“Pernyataan Ketua DPRD, H Tohari tampak seperti banyolan, karena mengada-ada dan terkesan lucu. Kenapa begitu, seorang Ketua DPRD kok caper, membuat kegaduhan yang tak jelas statemennya. Mudah-mudahan saja cepat sadar, dan bisa menerima kenyataan,” tukasnya.

Politisi partai berlambang ka’bah ini mengaku prihatin, karenanya meminta Ketua DPRD Tohari segera sadar, dan tidak lagi beropini tanpa adanya fakta.

“Mengkritisi birokrasi dalam hal ini Kepemimpinan Sabar, sah-sah saja. Namun memancing perhatian atau caper, dengan mengada-ada juga tidak baik. Karena tanpa didasari indikator yang jelas,” ujar pria yang juga Caleg 2019 dari partai pengusung pasangan Sabar ini.

“Namun bagi kami, siapapun yang mencoba mengganggu integritas birokrasi. Pastinya akan berhadapan dengan relawan dan simpatisan,” imbuhnya.

Namun harus ada indikator yang jelas, apabila menganggap eksekutif tidak kompak, apalagi dibilang mencari pengaruh atasan. Yuli, panggilan akrabnya, menganggap Tohari sebagai Ketua DPRD, saat ini kurang kerjaan.
Apalagi, lanjutnya, namanya wakil rakyat itu adalah mitra kerja Bupati dan Wakil Bupati, karena bagian dari pemerintahan saat ini.

Bila memang ditemukan tidak ada kekompakan birokrasi, tambah Yuli, harusnya disertai data dan bukti yang jelas, dengan melibatkan perangkatnya di DPRD. Bukannya beropini di media seakan-akan sudah terjadi, padahal hanya caper. (fur/ lah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas