RUNNING NEWS :
Loading...

Kapolres Awan Sepakati Penggunaan Armada Lokal Untuk Angkutan Material

Baca Juga


Perwakilan pihak pendemo saat bertemu Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono, Serta kendaraan truk untuk demo saat diparkir. (asr)
 Demo 7 LSM Gagal Dengan Kesepakatan

Situbondo, Pojok Kiri- Maraknya penambangan liar di Situbondo, kian berpolemik. Hingga rencananya kemarin, akan ada demo besar-besaran dari gabungan LSM, untuk mendesak Polres Situbondo segera menutup aktivitas tambang liar di Kota Santri ini. Namun aksi itu gagal, tanpa ada kejelasan.



Perlu diketahui, hingga kini, ada 7 lokasi pertambangan yang sudah mengantongi izin lengkap. Hal itu diungkapkan Kapolres Situbondo, Jawa Timur, AKBP Awan Hariono.



"Hasil diskusi kami bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, bahwa ada 7 lokasi pertambangan yang punya izin lengkap," kata Kapolres Awan, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (07/11).



Dikatakan, 7 lokasi pertambangan tersebut sudah memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Ijin Usaha Operasi Pengelolaan Pertambangan (IUOPP). Sehingga bisa melakukan aktivitas pertambangan dan menjual hasil tambang.



"Bagi yang belum memiliki izin lengkap, kita dorong untuk segera mengurus izinnya. Bagi yang sudah lengkap, kita bantu untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Situbondo," katanya.

 
Tujuh lokasi pertambangan itu tersebar di wilayah timur, tengah dan barat kota Situbondo. Diantaranya, di Kecamatan Panarukan, Kecamatan Kota, Kecamatan Banyuputih dan Kecamatan Banyuglugur.



Saat dikonfirmasi mengenai gagalnya aksi unjuk rasa dari gabungan 7 elemen masyarakat Situbondo kemarin, Kapolres mengaku sudah ada kesepakatan bersama. Sehingga aksi unjuk rasa gagal dilakukan.



"Kita beri pemahaman kepada koordinator aksi, bahwa Situbondo harus kondusif, apalagi memasuki tahun politik. Dan kami berjanji akan memfasilitasi dengan pengusaha tambangm agar mengutamakan dump truk atau armada lokal untuk mengangkut material galian C," tuturnya.



Kemarin, sekitar pukul 10.00 Wib puluhan demonstran dan dump truk yang bersiap melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Pemkab dan Polres setempat, gagal melakukan aksinya. Karena sudah ada kesepakatan dengan Kapolres.



Kesepakatan itu, terkait tindakan tegas Kepolisian terhadap penambang yang tidak mengantongi izin. Serta akan mengutamakan armada lokal, untuk mengangkut galian C. (asr/ lah)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas