RUNNING NEWS :
Loading...

Kejari Tanjung Perak Pertajam Keterlibatan Pihak Legislatif.

Baca Juga

Agus Setiawan Jong (pakai rompi tahanan) tersangka Korupsi Jasmas 2016.
“Korupsi Jasmas 2016”

Surabaya, Pojok Kiri


Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya menyatakan, pihaknya lebih fokus akan peran dan [dugaan] keterlibatan pihak legislatif terakait perkara korupsi program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang telah menetapkan Agus Setiawan Jong sebagai tersangka.

Pernyataan itu ditegaskan oleh Kasi Pidsus Kejari Tanjung Perak Surabaya, Dimaz Atmadi. Menurut dia, langkah ini diambil oleh pihak Kejaksaan setelah adanya ‘Nyanyian’ dari tersangka saat diperiksa beberapa hari lalu.

“Kami masih akan dalami peran legislatif pada kasus ini,”ujar Kasi Pidsus Kejari Tanjung Perak Surabaya, Dimaz Atmadi, Sabtu (10/11/2018).

Peran tersebut, masih kata Dimaz terkait mekanisme proses pengadaan sejumlah barang kepada 230 RT di Surabaya yang dilakukan tersangka Agus Setiawan Jong.

“Karena Jasmas ini kan produk legislatif,” kata pria yang saat ini sedang menempuh pendidikan S2 Hukum di Unair Surabaya.

Enam (6) orang anggota Dewan yang akan didalami perannya pada kasus ini adalah Sugito, Binti Rochma, Dermawan, Saiful Aidy, Dini Rinjani, dan Ratih Retnowati. Mereka merupakan Anggota DPRD Kota Surabaya dari berbagai macam Partai.

Penanganan kasus korupsi Jasmas ini ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan surat perintah yang ditanda tangani Kajari Tanjung Perak, Rachmad Supriady, dengan Nomor Print-01/0.5.42/Fd.1/02/2018 tertanggal 8 Februari 2018.

Program Jasmas pengadaan barang berupa terop, kursi dan Sound Sistem ini diklaim telah merugikan keuangan negara sebesar Rp. 5 Miliar. Perhitungan Kerugian tersebut adalah hasil laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Propinsi Jatim.(sw).

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas