RUNNING NEWS :
Loading...

Kuasa Hukum Tak Berminat untuk Mediasi

Baca Juga

Houria Robyn (kanan) selaku ibu korban saat menunjukkan laporan polisi didampingi kuasa hukum, Tengku Mochtar Djohansyah.

Kasus Pasien di Foto Bugil di RSU Dr Soetomo
Surabaya, Pojok Kiri-Perkembangan kasus pelecehan seksual terhadap pasien di RSU.Dr Soetomo Surabaya, keluarga korban berharap kasus tetap berlanjut. Kasus yang menimpa wanita berinisial P (23) Kopilot salah satu maskapai penerbangan dengan terlapor tenaga medis RSU dr Soetomo terus berlanjut. Lantas apakah kasus ini akan berakhir dengan mediasi antara pelapor dan terlapor? Teuku Mochtar Djohansyah, Kuasa Hukum P yang juga sebagai pelapor memastikan upaya mediasi itu tidak ada dan tidak akan ditempuhnya. "Tidak ada mediasi itu," jawab Teuku, Kamis (1/11). Menurut Teuku, pihak keluarga korban saat ini  fokus dengan penyidikan yang dilakukan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dan berharap pihak Polrestabes cepat menyelesaikan kasus tersebut dan lebih profesional dan menyikapinya. "Progress penyidikan polisi terus kami ikuti, agar klien kami mendapat keadilan dalam kasus ini, supaya kasus tersebut cepat ditindak lanjuti dan lebih profesional" tegasnya.

Sementara itu, pihak pengacara, Teuku juga terus mengikuti perkembangan hasil investigasi yang dilakukan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Jawa Timur melalui media."Saya mengapresiasi pernyataan dan langkah IDI Jatim. Tapi sekali lagi, kami berjalan berpatokan kepada undang-undang yang mengatur tentang hak-hak pasien," tambahnya.

Teuku Mochtar Djohansyah menyebut jika atas laporannya ke Polrestabes Surabaya, kliennya (P) sudah dimintai keterangan oleh Penyidik Unit PPA Polrestabes Surabaya di Rumah Sakit Siloam Surabaya. P diperiksa dalam keadaan sadar penuh. Teuku Mochtar Djohansyah melapor ke Polrestabes Surabaya, Sabtu (27/10/2018) lalu. Dalam laporannya itu, mereka melaporkan R, pria tenaga medis RSU dr Soetomo atas perkara pornografi dan ITE.

Kita ketahui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) turun tangan dan merasa perihatin dengan kasus tersebut untuk itu IDI tengah menyelidiki skandal beredarnya foto bugil kopilot berinisial P saat menjalani perawatan di IRD RSU dr Soetomo. Menurut IDI, setiap tindakan medis atau nonmedis yang dilakukan pihak rumah sakit kepada pasien harus atas persetujuan pihak pasien atau keluarga.

Ketua IDI Jatim Poernomo Boedi Setiawan mengatakan, pihak rumah sakit atau tim medis memang bisa melakukan pengambilan foto pasien untuk keperluan visum atau tindakan medis lain. Foto tersebut sebagai bukti dokumentasi dan bahan analisa medis. ”Tetapi itupun dokter harus menjelaskan tujuan pengambilan foto kepada pasien. Apalagi itu menyangkut privasi juga alat bukti hukum,” kata Poernomo kepada wartawan, Selasa (30/10/2018).

Keterangan IDI Jatim ini berbeda dengan pernyataan Dirut RSU Dr Soetomo Surabaya, dr Harsono kemarin. Ia menyatakan bahwa pengambilan foto pasien adalah hal yang lazim terjadi di rumah sakit demi kepentingan diagnosa medis. Kendati dengan keadaan tubuh telanjang. Dalam kasus ini, IDI tidak bisa menghukum begitu saja, karena kami belum menerima aduan. Meskipun demikian, kami akan melakukan investigasi terkait kasus yang telah booming itu,” tutur Poernomo.

Pernyataan itu ditampik Poernomo. Ia kembali menyatakan, seharusnya sekecil apapun pemeriksaan itu, apalagi memfoto, harus melalui persetujuan, karena hal itu berkaitan dengan privasi seorang pasien. Selain itu, Poernomo menegaskan, hasil foto medis itu dilarang disebarluaskan di luar kepentingan kesehatan pasien.“Kalau diedarkan ke publik, itu dapat melanggar privasi pasien dan kode etik tenaga medis, ada sanksinya. Bahkan bisa diproses pidana,” tandas Poernomo.

Sebelumnya, sikap Direktur RSU dr Soetomo, dr Harsono memang terkesan membela anak buahnya, dokter B yang dilaporkan copilot cantik, PJ, atas tuduhan pornografi dan pelanggaran UU ITE.

Harsono menyatakan, tindakan dr B mengambil foto pasien PJ dalam keadaan telanjang diperbolehkan untuk kepentingan medis dan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Selain untuk untuk medical record, foto pasien juga sebagai bahan konsultasi kepada dokter senior sebelum tindakan pengobatan bagi pasien tersebut,” terang dr Harsono, kemarin (29/10/2018).(Gat)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas