RUNNING NEWS :
Loading...

Makin Subur, Dewan Tolak Pendirian Toko Modern Baru

Baca Juga

Desak perlu ada revisi Perda

Mojokerto, Pojok Kiri

               Pemkot Mojokerto dipastikan kelabakan mengerem laju pertumbuhan toko modern dan minimarket di kota yang hanya terdiri dari tiga kecamatan ini. Bisnis waralaba berjejaring itu belakangan kian menjamur memenuhi sejumlah sudut wilayah daerah seluas 16 km.
                Kondisi ini diperparah longgarnya Perda No 15 Tahun 2013 yang hanya mengatur jam operasi dan lokasi pendirian pasar modern. Regulasi tersebut hanya menyebut batasan minimal yakni 300 meter dari pasar tradisional. Faktanya, ratusan toko kelontong kecil milik masyarakat terimbas langsung dan berpotensi tutup karena bisnis ritel tersebut.
                 " Saat ini toko modern telah menjamur keberadaannya di Kota Mojokerto. Hal ini berpengaruh terhadap toko-toko kecil yang sebagian telah gulung tikar. Harusnya, ini menjadi perhatian serius Pemkot Mojokerto melalui upaya penegakan perda, " desak Sekretaris Komisi II DPRD Kota, Edwin Endra Praja, kemarin.
                 Karenanya, lanjutnya politisi Gerindra ini, tidak boleh lagi ada pendirian toko modern di wilayah Kota Mojokerto." Tidak boleh lagi ada pendirian toko modern. Dan perlu ada evaluasi terhadap perda ini, " tegasnya. Belakang ini,  bisnis toko modern telah merambah sejumlah wilayah di Kota ini.  
                 Di jalan Raya Ijen sepanjang kurang lebih 1 km saja,  ada sedikitnya tiga toko modern beroperasi mulai pagi hingga malam hari. Jumlah ini mulai mengembang sedikit ke jalan raya Mayjen Sungkono, yang terletak persis di utara jalab tersebut. Di jalan tersebut ada sebuah toko modern terbilang baru beroperasi.
                  Padahal, dilokasi kawasan perumahan tersebut banyak berdiri toko-toko kecil milik warga setempat. Ironisnya,  dalam regulasi perda yang ada, tidak membatasi jumlah minimarket. Aturan tersebut hanya mengatur soal administrasi teknis, dan syarat pendirian minimarket baru.
                  Artinya, pendirian minimarket baru tak ada larangan. Perda tersebut mengatur lokasi. Minimarket tidak boleh berdiri di dekat pasar tradisional. Jaraknya dibatasi minimal 300 meter. Jika jaraknya lebih dari jarak ini akan diizinkan. Asal izin prinsip macam IMB dan HO dipenuhi. (tri)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas