RUNNING NEWS :
Loading...

Material Bedah Rumah Dikeluhkan, Diduga Tak Berkwalitas

Baca Juga

Matrial bedah rumah yang jelek kwalitasnya. (arf)

Jombang, Pojok Kiri

Pembangunan Bedah Rumah berasal dari Pagu Indikatif Desa (PID) di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben dikeluhkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Hal itu sempat disebarkan lewat media sosial (31/10/2018) oleh Wakil BPD Watudakon dengan akun Moh Sulton Sulton di medsos FB.
Pasalnya, kondisi material yang digunakan pembangunan tersebut tak berkwalitas. Atas dugaan tersebut, dirinya berharap pihak yang berwenang agar membenahinya. "Kepada bapak2 penguasa yg ada di balai desa watudakon ,tolong pak diperhatikan dan di selesaikan material bedah rumah kurang bagus pasir ,bata merah dll mutunya jelek jadi warga pada komplen pak," ungkap Moh Sulton Sulton, Rabu (7/11/2018).
Bahkan, pihaknya mencoba klarifikasi pada Dinas Perumahan Dan Permukiman (Dis Perkim) Kabupaten Jombang. Sayangnya, Kepala dinas tidak ada di kantor. Hanya saja, salah satu staf dibidangnya menjelaskan anggaran bedah rumah 20 juta akan dipotong ongkos tukang 15 persen baru pajak. "Bedah rumah anggaran 20 juta dipotong 15 persen dari biaya tukang baru sisanya untuk belanja material plus PPN, PPH. Kalau Toko bangunan yang menyuplai diajukan 3 toko terdekat untuk perbandingan dan harus menyertakan SIUP, TDP dan NPWP mau CV, UD, PT yang penting kita minta ada Siup, TDP, dan NPWP," ujar staf tersebut.
Selanjutnya saat ditanya apakah RAB sudah diterima dari Desa Watudakon, staf itu mengakui belum ada. "Belum ada mas mungkin masih dipendamping, kalau pendampingnya namanya David," singkatnya.
Sementara, Kepala Desa Watudakon, Ainun Najib ketika di konfirmasi dikantornya jumlah penerima bedah rumah dari PID ada 10. Sedangkan soal permasalahan material bahan bangunan yang dikirim kepada penerima manfaat karena material jelek, Ainun, menjelaskan material yang jelek sudah diganti oleh pihak toko. "Tidak bisa untuk mengirim material yang jelek. Setiap pengiriman jelek, pihak penerima manfaat saya suruh balaidesa sudah kita undang sudah kita briefing tanpa ada pendamping tanpa ada pelaksana saya sendiri yang mengatakan kalau ada material tolong segera balaidesa. Kita bisa menekan pelaksana untuk mengganti, semua sudah di ganti yang material jelek," papar Ainun Najib.
Untuk Keluhan dari warga penerima manfaat sudah terselesaikan malam itu juga setelah ada laporan, "Ndak ada, malam ada laporan pagi sudah diambil materialnya, tapi saya belum tau pihak toko yang jelas saya menekan pada pelaksana kalau ada material yang jelek segera di tukar," tandas. (arf)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas