RUNNING NEWS :
Loading...

Nekad Bobol Sekolah, Dua Remaja Diringkus Polisi

Baca Juga

ketiga tersangka diapit petugas dengan barang bukti. (arf)


Jombang, Pojok Kiri
Aksi pencurian di sebuah sekolah berhasil diungkap oleh anggota unit reskrim Polsek Wonosalam. Tak hanya itu, petugas berhasil meringkus dua orang pelakunya. Ironisnya, dua orang pelaku itu masih berusia belasan tahun. Bahkan, salah satunya berstatus masih pelajar SMP kelas IX.
Dua remaja itu adalah CYR (15), putus sekolah dan FDB (15), pelajar, seluruhnya warga Dusun Jarak Krajan, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam. "Kedua tersangka tergolong masih dibawah umur," ujar Iptu Sarwiadji, Kasubbag Humas Polres Jombang, membenarkan saat dikonfirmasi, Minggu (4/11/2018).
Selain menangkap keduanya, petugas amankan beberapa barang bukti. Antara lain, sebuah dosbook LCD proyektor tipe acer XII73G, sebuah slot atau kunci yang dicongkel, 2 unit laptop, 1 unit proyektor, 1 buah jam tangan dan 2 kalong mainan.
Aksi nekad kedua remaja tersebut dilakukan pada Minggu (28/10/2018) dinihari, sekitar pukul 03.00 di SDN I ATAP Dusun Jarak Tegal, Desa Jarak Kecamatan Wonosalam. Sebelumnya, pihak sekolah dapatkan kabar dari tukang kebun sekolah, kalau dua ruang sekolah telah dibobol maling. Didapati beberapa alat elektronik milik sekolah serta uang Rp 300 ribu yang ada di laci ruang guru telah amblas. "Pihak sekolah langsung lapor ke polsek," jelas Sarwiadji.
Dari laporan kejadian itu, petugas segera lakukan penyelidikan berdasarkan olah TKP (tempat kejadian perkara) maupun keterangan saksi-saksi. Beberapa hari kemudian, petugas mendapatkan identitas kedua tersangka yang diduga sebagai pelakunya. Didalami lebih lanjut, petugas semakin yakin atas dugaan tersebut. 
Akhirnya, ketika kedua tersangka diketahui tengah berada di rumah, petugas langsung lakukan penangkapan. Ternyata benar, petugas juga mendapatkan beberapa barang bukti hasil kejahatan yang merupakan milik pihak sekolah. "Keduanya akui perbuatannya dan tak bisa mengelak," lanjutnya.
Selain itu, diketahui cara keduanya melakukan pembobolan. Kedua tersangka.masuk ruang sekolag dengan cara mencungkil jendela setelah itu mengambil barang. Usai hal itu, keduanya keluar melalui pintu guru dan melalui pintu ruang ketrampilan serta keluar lewat ruang UKS. Kemudian, keduanya kabur ke jalan desa. "Kedua tersangka kini ditahan, akibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana pasal 363 ayat (1)  ke 3e, 4e, 5e KUHP. Kasusnya dikembangkan untuk ungkap kasus serupa lainnya," tandas Sarwiadji. (arf)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas