RUNNING NEWS :
Loading...

Penyandang Tuna Netra Sukses Dengan Bermain Musik.

Baca Juga

Eko bernyanyi sambil memainkan musin elektone. (wo)
 Cacat sejak lahir tetap semangat jalani hidup

Mojokerto, Pojok Kiri

               Meski memiliki kekurangan fisik sejak lahir sudah dalam keadaan cacat yang tak bisa melihat alias tuna netra, namun bagi Januardi Eka prasetya (26), asal Dusun Clangap Desa Mlirip Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, tak pernah patah semangat menjalani keadaan hidup. Hanya dengan bermain musik bisa menjadi pemuda yang sukses dan mampu menjadi tumpuan keluarga.
               Sekedar diketahui saja, Januardi Eka prasetya yang akrap dipanggil Eko adalah putra pertama dari pasangan Silvia dan Supardi , dari keluarga yang sederhana dilahirkan dalam keadaan cacat tuna netra. Namun menginjak umur 11 tahun, Eko mempunyai hobby bermain musik , mulai musik Gitar, kendang, kibord semua dipelajari sendiri tanpa guru.
               Melihat fisik yang kekurangan tetapi punya hobby yang menggebu terpaksa orang tua Eko harus menuruti permintaannya, membeli alat musik , meski saat itu membeli dengan cara cari pinjaman pada saudara. Genap umur 12 tahun Eko sudah berani manggung bersama beberapa group orkes melayu dengan musik kendangnya.
               Selanjutnya menginjak umur 15 tahun tak hanya kendang yang dimainkan, ternyata Eko juga mampu memainkan gitar melody nya dan selalu gabung bersama orkes lokal di Mojokerto dan Jombang. Tak hanya puas dengan gendang dan gitar melody saja, Eko mulai menggeluti dan belajar sendiri alat musik kibord, tepat berumur 17 tahun meski tanpa guru,  Eko mulai mencari chord dan kunci sendiri, anehnya Eko juga mampu mengiringi penyanyi dengan kibordnya atau yang sering disebut bermain electon.
                Bermain electon dikembangkan hingga kini, bahkan saat ini Eko selalu dibanjiri job. Hampir semua tanggal terisi, yang memberi pekerjaan  Eko tak hanya dari Mojokerto saja tetapi juga dari Sidoarjo, Jombang dan Surabaya. Dengan kekurangan dan keahliannya, Eko bisa mendapatkan penghasilan yang lebih, bahkan saat ini  bisa membeli Rumah, mobil, dan Studio. Ini membuktikan, meski anak dari seorang sopir yang menyandang tuna netra ternyata juga bisa membahagiakan keluarga. (wo)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas