RUNNING NEWS :
Loading...

Polres Larang Peredaran Mainan Buah

Baca Juga

Kapolresta memegang mainan buah. (ist)

Mojokerto, Pojok Kiri.

                Meski hasil pemeriksaan BPOM Surabaya menyatakan mainan buah tidak mengandung narkoba, namun Polres Mojokerto lebih memilih melarang pedagang mainan menjual mainan tersebut di wilayahnya. Mainan inilah yang sempat bikin heboh siswa SDN 2 Kemantren, Mojokerto hingga tergolek lemas, beberapa waktu lalu.
                Mainan berbentuk buah pisang itu memang baunya sangat menyengat bisa membuat anak-anak merasa pusing. Apalagi kalau mereka meminumnya. " Di dalam mainan tersebut memang hanya berisi pewangi mainan saja dan tak mengandung alkohol. Namun mainan tersebut juga tidak memiliki izin edar dan tak ada labelnya, " ungkap Kapolres Mojokerto Kota,
AKBP Sigit Dany Setiyono, kepada awak media, kemarin.
            Sementara, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Suharyono memastikan jika yang membuat siswa mengalami sakit kepala hingga lemas, karena mainan pewangi itu tak digunakan semestinya. “ Pewangi itu kan cara pemakaiannya disemprotkan ke tubuh, tapi siswa ini justru meminumnya,” terangnya.
            Guna antisipasi lebih lanjut, pihak kepolisian kini juga berusaha mencari si penjual mainan tersebut agar bisa ditelusuri produsennya dari mana. Namun keburu pihak penjual sudah tidak menggelar dagangannya di sekolah. “ Kita menghimbau agar para pedagang menjual mainan yanhmg aman saja,” pungkas Suharyono. (dhi/*)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas