RUNNING NEWS :
Loading...

Sidang Mantan Ketua HIPMI, Pidana Murni Malah Minta Bebas

Baca Juga



" Kasus Pengeroyokan di Jimmy’s Club "


Surabaya, Pojok Kiri


Sidang pidana kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh 5 orang terdakwa, di gelar di ruang sidang berbeda dan waktu yang tidak seperti biasanya. Kelima orang terdakwa yang menjalani  sidang tanpa menggunakan rompi tahanan tersebut adalah Dewi Megawati Aldona Doni, Jenifer Berby Aldona Doni, Muhammad Faisal Rizzal, Muhammad Balsum dan mantan Ketua HIPMI Giri Bayu Kusumah.

Sidang yang di gelar di ruang Tirta 2 tersebut di pimpin oleh hakim Syifa’urosidin dan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Damang Anubowo dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya masuk pada agenda pembacaan Nota Keberatan (Eksepsi) dari Kuasa Hukum terdakwa.

Dalam eksepsinya, kuasa hukum terdakwa menyampaikan yang pada intinya tentang kaburnya dakwaan JPU yang dinilai pantas untuk di batalkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

“ Dengan ini kami penasihat hukum dari kelima orang terdakwa, atas dasar kaburnya dakwaan yang di buat oleh saudara JPU, kami memohon kepada yang mulia majelis hakim PN Surabaya, untuk membatalkan surat dakwaan JPU dan membebaskan terdakwa dari segala tuntutan.” kata PH terdakwa

Mengetahui isi eksepsi dari PH terdakwa, JPU Damang Anubowo langsung menjawab bahwa dirinya akan memberi tanggapan pada eksepsi tersebut secara tertulis, dan memohon majelis hakim memberi waktu pada JPU, hingga 2 pekan mendatang untuk membuat surat tanggapan tersebut.

“ Saya akan beri tanggapan tertulis yang mulia, saya minta 2 minggu untuk membuat surat tanggapan.’ kata JPU

Hakim Siya’urosidin pun mengabulkan permintaan JPU, dan menunda sidang pada 2 pekan ke depan dengan agenda tanggapan JPU.

“ Baik, kita tunda 2 minggu untuk mendengarkan tanggapan dari jaksa penuntut umum. “ pungkas Hakim Syifa’ seraya mengetok palu tanda sidang berakhir.

Perlu diketahui, kasus pengeroyokan yang terjadi di sebuah Jimmy’s Club Hotel JW Marriot Jalan Embong Malang Nomor 85-89 Surabaya, pada hari Minggu tanggal 21 Januari 2018 , sekitar jam 02.30 Wib tersebut di lakukan oleh 5 orang terdakwa yang kini berstatus sebagai tahanan kota Kejari Surabaya. Bermula ketika terjadi keributan di dalam Jimmy’s Club, terdakwa Dewi Megawati Aldona Doni merasa tersinggung karena ucapan saksi korban Jimmy Chen kepada saksi korban Handy yaitu hal sepele saja diributkan.
Kelima terdakwa menjalani  sidang di PN.Surabaya, Senin (12/11/2018), tanpa menggunakan rompi tahanan yakni Dewi Megawati Aldona Doni, Jenifer Berby Aldona Doni, Muhammad Faisal Rizzal, Muhammad Balsum dan mantan Ketua HIPMI Giri Bayu Kusumah.

Terdakwa Dewi yang merasa tidak terima, langsung meneriakan umpatan kepada kedua saksi korban  dengan nada rasis. Terdakwa Dewi akhirnya memanggil teman-temannya dan akhirnya keributan terjadi hingga kedua saksi korban mengalami luka-luka yang bisa di bilang parah akibat di keroyok oleh ke lima terdakwa tersebut. Walaupun kedua saksi korban telah mendapatkan perawatan luka. Luka tersebut diatas menimbulkan halangan dalam menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian selama sekitar tiga hari.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP. (sw).

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas