RUNNING NEWS :
Loading...

Tahanan Kasus Judi Polrestabes Surabaya, Tewas Mengidap Penyakit Jantung dan Darah Tinggi.

Baca Juga

Fathorrachman (tengah), Anggota Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan dari Partai Hanura.

Surabaya, Pojok Kiri

Beredar kabar soal tewasnya tersangka Fathorrachman yang ditangkap Polrestabes Surabaya dalam kasus judi dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran. Anggota Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan ini meninggal dunia saat masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

"Ya benar mas.. Kemarin sekira jam 15.20 WIB meninggal di ruang icu RS Bhayangkara," kata Sudamiran saat dikonfirmasi Pojok Kiri  melalui Handphone Seluler, Senin (5/11).

Sudamiran menambahkan, bahwa tewasnya pria yang akrab disapa Aba Iyut ini disebabkan karena mengidap penyakit jantung dan darah tinggi. "Dia (tersangka, red) dirawat sejak tanggal 1 November 2018," imbuhnya.

Kemudian jenazah tersangka dibawa keluarga pulang ke kediamannya, Jalan Rajawali, Blegah, Bangkalan.

Sekadar diketahui, Fathorrachman masih menjabat sebagai Anggota Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan dari Partai Hanura ditangkap Polrestabes Surabaya pada, Rabu 4 Oktober 2018 lalu. Dia ditangkap Polisi bersama Bos Rasa Sayang Group, dan Kepala Desa berinisial SAM, Warga Desa Kelbung, Sepoloh, Bangkalan.

Mereka ditangkap saat berjudi di Room VIP Broadway Pub, Jalan Mayjend Sungkono Surabaya. Dari lokasi, Polisi menyita Uang tunai sebesar Rp 79.000.000,- (tujuh puluh sembilan juta rupiah) dan 17 kartu domino. Pasal yang dijeratkan kepada para tersangka yakni Pasal 303 KHUP tentang perjudian.(sw).

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas