RUNNING NEWS :
Loading...

WABUP BUKA RAKERDA DEKOPINDA KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN 2018

Baca Juga

 Wabup Pungkasiadi bersama Pejabat Pemkab dan Pengurus Dekopinda, saat menghadiri Rakerda. (hms)

Upayakan Target Koperasi Aktif 90 persen

Mojokerto, Pojok Kiri

               Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, berterima kasih kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, yang dinilai telah mengupayakan target koperasi aktif sebesar 90 persen dan sertifikasi pengelola sebesar 70 persen. Hal ini disampaikan saat membuka secara resmi Rapat Kerja Faerah (Rakerda) Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Mojokerto Tahun 2018, Selasa (6/11).
               " Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, selama dua tahun ini telah mengupayakan target koperasi aktif sebesar 90 persen dan sertifikasi pengelola sebesar 70 persen, " kata Wabup. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Mojokerto, tercatat 933 koperasi dimana 159 diantaranya tidak aktif dan dalam tahap pembubaran oleh pusat.
              Sementara dari 744 koperasi yang benar-benar aktif melaksanakan rapat anggota tahunan hanya 50 persen. Sementara jumlah koperasi simpan pinjam dan yang mempunyai unit simpan pinjam sejumlah 613, pada tahun 2018 masih sekitar 46 persen atau 287 koperasi yang pengelolaannya bersertifikat.
                Dengan kata lain koperasi simpan pinjam dan unit simpan pinjam belum sepenuhnya dikelola berdasarkan prinsip-prinsip managemen keungan koperasi. Semakin berkembangnya dinamika perekonomian, maka membawa pengaruh yang sangat besar terhadap persaingan usaha atau bisnis diantara para pelaku ekonomi. Dampak paling terasa adalah kemajuan usaha bidang perkoperasian.
                Kondisi ini tidak lain sebagai akibat peluang keterbukaan pasar bebas yang terlalu kelewat bebas. Sementara koperasi sebagai salah satu pelaku ekonomi sesuai konstitusi UUD 1945 dan satu-satunya yang berazas kekeluargaan,  masih belum mampu dan belum siap berkompetisi dengan pelaku ekonomi swasta dan BUMN.
                 Beberapa kelemahan antara lain akses modal, SDM, managemen pengelolaan dan kemampuan memanfaatkan sarana prasarana teknologi. " Seiring dengan tantangan di depan mata, Dekopinda harus siap menjadi wadah memperjuangkan kepentingan dan bertindak sebagai pembawa aspirasi koperasi,” pungkas Wabup. (tri/hms/*)
Wabup Pungkasiadi, saat memberi sambutan. (hms)

PASURUAN

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas